All About Volunteerism “Komunitas Jendela Jogja”

Yogyakarta, 25 April 2016 – Pergerakan dan perkembangan sebuah komunitas tidak dapat dilepaskan dari peran anggota yang ada di dalamnya. Sebuah komunitas membutuhkan orang-orang yang memiliki orientasi berfikir yang tidak hanya tertuju pada materi belaka, namun berorientasi pada perbaikan kehidupan sosial di sekitarnya.

Hari ini, Komunitas Jendela Jogja mengadakan upgrading yang mengangkat tema besar tentang “volunteerism”. Kegiatan tersebut diadakan di Asrama Poso dimana Divisi Relawan tampil sebagai panitia penyelenggara. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan tambahan nutrisi pengetahuan kepada relawan Komunitas Jendela Jogja atau yang disebut Jendelist mengenai peran seorang relawan”, ungkap ketua panitia upgrading Hamim Zaky Hadibasyir.

1461811140937

Jendelist antusias memperhatikan materi.

Pada kesempatan kali ini, Boy Adisakti selaku pemateri memberikan penekanan bahwa volunteer atau relawan merupakan orang yang melakukan suatu tindakan yang bersifat sosial dan tidak terikat, tidak terpaksa, tidak menginginkan imbalan, serta berdampak positif bagi orang lain.  Jiwa volunteer sudah terbentuk di dalam diri masing-masing individu, sebab manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. “Dalam menghadapi perbedaan sosial dalam lingkungan komunitas, volunteer dituntut untuk memiliki jiwa sosial yang tinggi dengan membangun komunikasi yang baik antar relawan, dengan menghilangkan sifat ‘ngegeng’ atau membentuk suatu kumpulan kecil”, ungkap Rofik Tri Prasetyo selaku pembicara.

1461811124667

Boy dan Rofik memaparkan materi dengan mantap.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Hamim Zaky Hadibasyir selaku Ketua Panitia Upgrading Divisi Relawan Hp. 085726151357.

Leave a Reply

ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.
ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.