Berbagi Kasih dengan Mereka

Selamat pagi saya ucapkan di minggu yang cerah pada tanggal 14 Februari 2016. Selamat berbagi kasih kepada sesama. Kembali ke rumah baca. Kegiatan paling mulia dengan satu tujuan hanya untuk berbagi. Mohon izin untuk memperkenalkan diri. Saya Vanni. Saya merupakan salah satu volunteer baru di Komunitas Jendela Lampung. Baru sekitar 1 bulan saya ikut bergabung dengan komunitas ini. selalu banyak hal-hal baru yang saya dapatkan dari komunitas tersebut.
Minggu pagi yang terik ini saya datang lebih pagi dari sebelumnya. Namun telah ada beberapa volunteer lain serta adik-adik yang sudah berada di rumah baca. Sebelum kegiatan dimulai sambil mengisi waktu luang seorang volunteer yaitu Ka Arif mengambil gambar dari adik-adik satu persatu sebagai arsip. Sedangkan yang mencatat identitas mereka adalah Mba Tri. Saya hanya sedikit membantu untuk mengatur adik-adiknya. Malu-malu kucing, ada pula yang pede dengan dirinya sendiri. Saling tunjuk menunjuk, namun dirinya ingin. Itulah anak-anak. Tak pernah tau apa yang ada pada jalan pikiran mereka. Namun selalu menarik untuk dicari tau. Hari semangin cerah walau panas.
 cap 5
Mengawali kegiatan dengan ice breaking menambah semangat hari ini. 5 Lagu dengan gerakannya masing-masing cukup menguras tenaga. Senyum pepsodent, gummy bear, ninja, dan penguin. Meski tak hafal seluruh gerakannya, canda tawa kami mengalahkan rasa malu serta keseruan yang ada menutup rasa lelah dan haus akan dahaga. Dilanjutkan dengan kegiatan membaca buku.
cap 43
Seperti biasa setelah dibagi menjadi beberapa kelas, adik-adik tersebut selalu memilih sendiri buku pilihan mereka untk dibaca. Kemudian diikuti dengan lomba cerdas cermat untuk mengevaluasi pembelajaran satu tahun kebelakang yang dibagi menjadi beberapa kelas juga. Antusiasme mereka mengundang canda tawa bagi saya dan juga volunteer lainnya. Saya kebetulan ikut andil dalam kegiatan lomba cerdas cermat walau hanya menjadi bel pura-pura bersama Mba Ubi, Mba Ana, dan Ka Kevin. Adik-adik yang selalu bersemangat dalam segala hal seakan selalu membawa harapan untuk menjadi lebih baik dari kedepannya. Berebut untuk menjawab pertanyaan, tak peduli mau salah ataupun benar. Pertanyaan demi pertanyaan mereka jawab. Babak demi babak mereka lalui. Dari grup sampai individu. Dan berakhir dengan kemenangan bagi juara satu dan juara dua. Mendung yang disusul oleh turunnya hujan tak menghalangi kegiatan hari ini. Hadiah dan bingkisan kecil hanyalah sebagai simbol penghargaan atas usaha yang mereka lakukan. Agar selalu tetap bersemangat meski tidak menjadi juara. Ditutup dengan doa, mereka pulang dengan hati riang. Saya pun begitu. Bahagia sekali bisa melihat senyum terukir di wajah-wajah yang penuh dengan harapan.
By : Ludwinia Giovanni

Leave a Reply

ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.
ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.