CATATAN SI “BOY”

Rabu, 11 September 2013 sore itu para pengurus tertua jendela  mas Heri, mba Zulfa, mas Wawan, mas Bayu, Puput dan kalo ada yang tertua tentunya ada yang paling “muda” yaitu mba  Marisa Latifa, hihihi ^_^v (piiis mba).

Sore itu, kami berkumpul di Cinnamon café untuk membahas penentuan koordinator baru Jendela Jogja . Buanyaaaak buanget ide dan saran yang ditampung untuk mencari solusi model pemilihan koordinator Jendela jogja #4,  dan tetap di sela-sela pembicaraan kami yang serius bukan Jendela namanya jika tidak ada intermezzonya *gagal fokus semua*. (inilah salah satu kekuatan Jendela untuk membangun rasa kekeluargaan) maklum banyak dari kami anak kost semua J

Kami kumpul jam 15.00.. dan lama waktu kami untuk berdiskusi selama kurang lebih 1,5 jam, pada pukul 16.30 Singkat cerita akhirnya kami sudah mulai menemukan titik cerah secerah sore itu J, dan keputusan kami yaitu  sistem pemilihan koordinator @JendelaJogja_ berdasarkan polling yang di kumpulkan dari suara Jendelist Jogja tapi polling ini di lakukan tidak menyertakan kandidat untuk menjadi koordinator *Hemm, Jendela sudah mulai berpolitiksisasi ini, hihihi J.  Walaupun gak ada kandidat, saya diberikan amanah untuk menjadi PJ polling ini *semena-mena yaa? Hiks* L (tapi gak apa saya insyaAlloh ikhlas kok J)

Kenapa tidak ada kandidat untuk di pilih menjadi Koordinator @JendelaJogja_ ???

 Alasannya yaitu karna Jendelist itu semuanya pemalu *apalagi mas rofik sangat pemaluuuu dan kalem*. Hehehe bukan bukan karena itu *random banget ya? OK mari kita serius.

Gak ada kandidat itu dilakukan karna menghindari “kesemena-menaan” dan pemilihan subjektif, Karna semua yang bergabung di komunitas ini dan sudah menjadi Jendelist semua relawan memiliki potensi masing-masing serta ide-ide yang luar biasa menakjubkan untuk mewujudkan visi misi Jendela di dunia pendidikan anak *entah itu yang paling tua ataupun paling muda… semuaaaa Jendelist OKE J.  Dan yang paling penting rasa kekeluargaan kami yang kuat itu harus tetap di jaga sampai generasi-generasi selanjutnya (amin). Karena komunitas jendela ini dilahirkan untuk membentuk suatu komunitas yang memiliki rasa kekeluargaan yang kuat antar anggotanya (ini cerita singkat dari Koordinator Jendela yang ke 2 yaitu mas Taofan) J

Polling pemilihan kordinator Jendela bisa langsung dimulai sore itu juga dan yang pertama kali menuliskan suaranya di kertas yaitu Yella yang mirip banget dengan Fathin foyaaaa *hihihi ^_^v. Lalu hari berikutnya, semua Jendelis menuliskan salah satu nama jendelist yang dipilih sebagai koordinator beserta alasannya: “kenapa si dia yang kamu pilih menjadi koor? Baik? Tanggung jawab? Berkharisma? Atau ganteng? *Hahahaha,  kacaaaau -____-“. Adanya penulisan alasan ini dapat membantu pengurus masa depan untuk belajar dari pengurus tertua dan lama, karakteristik pemimpin apa yang cocok untuk komunitas kami yang baru seumur jagung ini?????

Semua jendelist bisa memilih koordinator mereka sendiri. Polling pemilihan koordinator ini berlangsung sangat lama kurang lebih satu bulan. Tentunya hal ini karena saya sendiri yang selalu lupa untuk membawa kotak polling hehehe *Maaf nje. Seharusnya saya membawa kotak polling yang telah saya desain cantik itu di setiap pertemuan Jendelist. Woro-woro polling ini juga disebarkan via sms. Beberapa jendelist yang berhalangan hadir memilih koordinator melalui via sms dan koordinator yang dipilih via sms disaksikan oleh Jendelist lainnya bahwa tidak ada kecurangan dan kelalaian di pemilu tahun ini *ceiylaaaah..

Di tanggal 09 oktober 2013 ketika beberes sekre baru…kotak polling dibuka dan jenjeeeeng hasilnyaaaa adalah Boy Adisakti.

IMG_4763

IMG_1584 ketua Jendela Jogja yang baru, Boy Adisakti

Alhamdulillah ya bapak Boy Adisakti memiliki suara yang paling banyak. Dan berhubung saat itu Pak Boy sedang tidak ada di tempat, setelah mendengar hal tersebut sepertinya Pak Boy langsung melakukan sujud syukur, hahah. Semangat Pak Boy!!!

Dan untuk pengurus inti lainnya seperti sekretaris dan bendahara tidak ada polling, tapiiiiii Pak Boy sendiri ni yang harus pilih *spesial lah pokoknya untuk Pak Boy. OK deh sepertinya sekian cerita dari saya  Terimakasih bagi yang sudah membaca, dan untuk Pak Boy semangat ya Pak menjadi Koordinator Jendela Angkatan 4.

“ Antusiasme atas semangat yang besar adalah dasar dari semua kemajuan. Dengan antusiasme, akan ada kepandaian, kecakapan dan prestasi. Tanpa antusiasme yang ada hanya alibi.”

-Henry Ford-

Big journeys begin with small steps J

By : sela

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.
ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.