Cerita Tentang Mimpi

Berapa sering kamu mendengar bahwa hidup berawal dari mimpi?

Berapa sering kamu dinasehati agar berani bermimpi, meletakkan mimpimu setinggi bintang?

Berapa sering kamu merasa harus untuk memiliki mimpi?

Aku tidak akan mengulang kalimat itu, nasehat itu, atau bahkan memaksa kalian bermimpi, sedikitpun, tidak.

Karena sejatinya hidup tidak pernah berawal dari mimpi, hidup itu bermula ketika kita berani untuk memejamkan mata dan dengan bebasnya kamu menentukan apa yang akan menjadi mimpimu.

Itu yang mengawali kehidupan.

Keberanianmu melangkahkan langkah kecil pertamamu, memejamkan mata.

Percayalah, hidup tidak pernah mendikte apa yang harus kamu impikan, hidup tidak pernah mengatur mimpi dan hidup yang harus kamu jalani.

Jadi, mulailah mengambil langkah itu.

Saat ini, pejamkan matamu dan bermimpilah.

Kamu punya jutaan kemungkinan yang akan menjadi mimpimu, pilihlah. Pilih dengan hatimu. ikrarkan mimpi itu dalam hatimu, lalu susunlah langkah untuk menjadikan mimpi itu lebih dari sekedar mimpi, karena mimpi adalah sesuatu yang tidak mungkin selamanya menjadi mimpi. mimpi adalah sebuah janji yang harus kamu wujudkan, menjadikannya nyata.

Kamu tidak percaya bahwa dengan langkah sederhana itu kamu akan memiliki kehidupan yang luarbiasa?

Lihatlah komunitas ini, komunitas ini diawali dengan keberanian beberapa orang untuk melangkah dan memilih mimpi, bermimpi tentang sebuah komunitas yang berbagi jendela dunia, buku, kepada anak-anak yang mungkin tidak pernah mengenal buku.

Berawal dari ketulusan hati yang diperbincangkan pada sudut warung kopi dengan keberanian untuk memilih mimpi dan mengikrarkannya dihati, lalu berbagi dan bersama menyusun langkah-langkah kecil untuk menjadikannya lebih dari mimpi.

Dan lihatlah saat ini, komunitas ini perlahan memiliki wujudnya, menjadi tempat berkumpul pejuang-pejuang mimpi, lebih besar dari apa yang berani diimpikan pada awalnya.

Saat ini Komunitas Jendela tidak hanya berbagi jendela dunia, tidak hanya mengenalkan jendela dunia pada anak-anak, tidak hanya menyebarkan jendela dunia, tidak.

Komunitas ini menjadi tempat berbagi mimpi, menjadi tempat menemukan sahabat, menjadi tempat untuk belajar dan kembali merasakan kepolosan anak-anak.

Lihatlah, ketika kamu memilih mimpimu, semesta akan membantumu menciptakan jalannya, dan semesta akan mewujudkan mimpimu lebih dari apa yang berani kamu impikan.

Komunitas ini bukti dari keberanian memilih mimpi, lalu apa mimpimu?

 

-lunaISly-

2 Comments

  1. Taylor Paterson z 04/01/2012
  2. Nurul Qolbi 06/02/2012

Leave a Reply

ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.
ARE YOU READY? GET IT NOW!
Increase more than 500% of Email Subscribers!
Your Information will never be shared with any third party.