Do-It-Yourself! Fingerprint Tree

‘Bhinneka Tunggal Ika’ adalah semboyan bangsa Indonesia yang memiliki arti ‘berbeda-beda tetapi tetap satu’. Semboyan itu menjadi motto bangsa Indonesia yang melambangkan persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Salah satu cara untuk menjaga persatuan dalam keberagaman adalah saling bertoleransi. Tetapi rasa toleransi tidak dapat tumbuh begitu saja, toleransi harus dibiasakan sedari kecil. Ada banyak cara mengajarkan toleransi pada anak-anak, mulai dari pendidikan formal di sekolah hingga contoh nyata di sekelilingnya. Nah, agar anak-anak mendapatkan langsung ilmunya sambil mempraktikannya dan lebih tertarik untuk mempelajarinya, kakak-kakak Jendelist punya ide nih! Namanya membuat “Fingerprint Tree”! Penasaran? Sudah pernah mencobanya? Kalau belum, ayo kita mulaaai!

How to make a “Fingerprint Tree”

Manfaat kegiatan:

  • Menumbuhkan rasa toleransi dan memperlihatkan betapa indahnya keberagaman
  • Mengenal budaya Indonesia
  • Meningkatkan minat baca

Direkomendasikan untuk adik-adik berusia 8 tahun ke atas (kelas 2 SD)

Alat dan bahan:

  1. Cetak gambar pohon hitam putih di kertas A3.

Untuk mencetak gambar di kertas A3, bisa dicetak di percetakan atau tempat fotokopian yang menyediakan cetak kertas A3. Biasanya harga sekali cetak berkisar antara Rp 1.000 sampai Rp 1.700 perlembar.

Untuk desain pohonnya, bisa diunduh di sini http://onefabday.com/diy-project-free-fingerprint-tree-template/

  1. Alas untuk gambar pohon A3.

Alas yang digunakan bisa beragam seperti kardus, karton tebal, gabus, dan lainnya.

  1. Cat air atau stempel warna-warni.

Cat air yang digunakan bisa jenis apapun, dapat dicari di toko perlengkapan tulis dengan harga kisaran Rp 9.000-an.

  1. Wadah untuk cat air.

Alur kegiatan:

  1. Bagi kelompok dengan beranggotakan masing-masing 3-6 anak.
  2. Tiap kelompok mendapat 2 lembar kertas A3 yang sudah bergambar pohon.
  3. Siapkan beberapa warna di wadah yang telah disediakan. Warna bebas sesuai dengan keinginan anak-anak.
  4. Siapkan satu lembar kertas A3 dan mintalah anak-anak untuk memilih satu warna saja. Setelah menentukan satu warna, mintalah anak-anak untuk mulai membuat daun pada pohon dengan ibu jari mereka.
  5. Setelah selesai, siapkan kembali satu lembar A3 lainnya dan mintalah anak-anak untuk membuat daun pohon dengan semua warna yang telah disediakan. 
  6. Setelah selesai, tanyakan kepada anak-anak perbedaan antara kedua pohon tersebut. (Pohon dengan daun satu warna dan pohon dengan daun warna-warni). 
  7. Beri kesempatan anak untuk mengungkapkan pendapatnya. Di sesi inilah saat untuk diskusi bersama anak dengan menanamkan nilai-nilai tentang toleransi. Caranya dengan menganalogikan lingkungan kita dengan gambar pohon, gambar pohon terlihat lebih indah ketika berwarna-warni dibandingkan dengan pohon berdaun satu warna, sama halnya dengan lingkungan, akan lebih indah ketika ada beragam agama, budaya, etnis, dan sebagainya. (Beri penjelasan yang mudah dipahami oleh anak).
  8. Selain penanaman nilai toleransi, tambahkan pula cerita tentang beraneka ragamnya budaya Indonesia. Untuk mengenal lebih banyak budaya Indonesia, ajak anak-anak untuk membaca buku tentang budaya Indonesia. Seperti buku yang berjudul “Petualangan Kelompok Pelangi”.
  9. Selesai, semoga bisa menjadi inspirasi kegiatan anak-anak yang bermanfaat 🙂

Itu dia salah satu kegiatan yang dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya toleransi dan indahnya perbedaan. Jangan lupa dicoba yuk!

Leave a Reply